| |
| |
| E-Mail Marketing, Bagaimana Cara Menarik Perhatian Pembaca Anda |

Persaingan dalam bisnis berbasis internet semakin ketat. Persaingan ini makin kompetitif dengan lahirnya situs-situs yang siap membantu pebisnis online dengan biaya yang relatif kecil. Tetapi ada juga cara di mana Anda tidak harus mengeluarkan biaya begitu banyak untuk mempromosikan bisnis anda yaitu dengan membuat opt-in list. Opt-in list adalah sebuah cara untuk berkomunikasi dengan pelanggan atau calon pelanggan dengan memanfaatkan email yang telah diprogram dengan cara berlangganan. Cara ini memungkinkan anda untuk memiliki daftar email-email yang akan membaca tulisan anda dan menjadikan bisnis online berkembang dari sana.
Sebuah daftar opt-in memungkinkan Anda untuk memberikan newsletter ke pelanggan Anda dengan persetujuan mereka. Ketika orang mendaftar, mereka tahu bahwa mereka akan menerima pembaruan dan berita melalui e-mail. Tapi itu tidak berarti bahwa semua orang yang berlangganan akan tertarik untuk membacanya. Beberapa bahkan sebagian besar dari mereka tidak benar-benar tertarik untuk menerima e-mail tersebut dan hanya memperlakukan e-mail tersebut sebagai sampah atau ‘pengganggu’ yang harus segera dihapus. Hal ini mungkin saja terjadi jika e-mail yang anda kirimkan tidak mampu menarik perhatian pembaca.
Tips sukses berpromosi dengan email marketing sebenarnya cukup sederhana. Sukses berpromosi dengan e-mail tidak berbeda jauh dengan cara berpromosi dengan Website atau blog, hanya medianya saja yang berbeda. Intinya, Buatlah mereka tertarik dengan topik yang anda sampaikan sehingga mereka mau meluangkan sedikit waktu untuk membacanya. Tanpa topik yang menarik, e-mail anda hanya akan numpang lewat di inbox mereka.
Anda dapat merayu calon pembeli Anda dengan membuat judul yang dipikirkan dengan matang dan ditulis dengan baik. Judul email yang tajam dan menarik terbukti mampu mengusik rasa ingin tahu calon pelanggan dan tergerak untuk membaca e-mail. Syaratnya, Judul yang Anda buat harus singkat dan jelas. Judul yang baik harus mampu merangkum seluruh materi hanya dengan satu kalimat pendek. Ingat, ada puluhan bahkan ratusan e-mail yang masuk setiap hari dan hanya e-mail yang menarik dan penting saja yang akan dibaca, walaupun mereka telah berlangganan.
Sebuah judul yang baik harus menggelitik rasa ingin tahu penerima. Secara harfiah, e-mail anda harus mampu memaksa penerima untuk membukanya. Emosi harus dinyalakan agar mereka tergerak membacanya. Sangat penting untuk menggunakan kata-kata ajaib agar mendapatkan reaksi yang Anda inginkan. Perlu diketahui bahwa penerima atau pelanggan umumnya hanya melirik beberapa detik saja untuk membaca sekilas judul-judul e-mail yang mereka terima. Tidak ada cara lain, Anda harus bisa menarik perhatian pembaca Anda segera.
Ada banyak cara yang dapat Anda gunakan untuk memoles judul Anda menjadi menarik. Anda dapat memberikan judul yang menyiratkan e-mail Anda berisi materi yang mengajarkan tips pada topik tertentu. Kata ajaib yang bisa digunakan antara lain, "Bagaimana", "tips", "Panduan Untuk", “Metode praktis” dan lain-lain.
Anda juga dapat membuat judul Anda dengan bentuk pertanyaan seperti, "Apakah Anda sakit dan lelah dari pekerjaan Anda?" Atau "Apakah bos Anda selalu mengendalikan hidup Anda?". Cobalah untuk tetap pada topik yang berhubungan dengan bisnis Anda sehingga Anda akan tahu bahwa pelanggan Anda memang tertarik pada topik tersebut. Cara ini sangat efektif untuk menjangkau calon pembeli lebih luas lagi.

Selain dua cara diatas, Anda juga dapat menggunakan judul yang mendorong mereka untuk segera beraksi seperti "Bertindaklah sekarang dan dapatkan kesempatan ini sekali seumur hidup", atau "Dua, tiga bahkan empat kali lipat gaji anda dalam satu tahun".
Anda juga dapat menggunakan model berita sebagai judul Anda agar lebih menarik perhatian. Misalkan saja Anda bergerak dalam usaha mesin mobil, Anda dapat menulis judul promosi e-mail Anda dengan tulisan, "Kami memperkenalkan sebuah mesin baru berbahan bakar Air Mineral ". Judul tersebut akan memunculkan rasa ingin tahu yang tinggi dan akan menuntun mereka untuk membuka e-mail yang anda kirimkan pada mereka.
Dan yang paling utama adalah, “Jangan pernah mencoba untuk mengelabui calon pembeli anda”. Selamat mencoba.Label: adalah, daftar opt-in, email marketing, judul email, kata ajaib, opt-in list
Baca Selengkapnya...
|
Ditulis oleh Rahmat Aini Yudidharma @ 16.37  |
|
|
|
| |
| Cara Klasik Menjalankan Afiliasi Tanpa Website |
 Memulai bisnis afiliasi sangatlah mudah dan prosesnya pun sangat cepat. Gratis lagi. Tetapi dengan kemudahan ditambah dengan berbagai keuntungan finansial, ternyata masih banyak orang yang ragu-ragu untuk masuk ke bisnis affiliate marketing. Alasan mengapa banyak orang tetap ragu-ragu adalah kesan bahwa menjadi affiliate marketer harus memiliki sebuah website. Syarat yang masih cukup memberatkan bagi sebagian besar pemula.
Sebenarnya, anda dapat mulai mempromosikan produk afiliasi yang anda tekuni tanpa perlu memiliki website sendiri. Kabar baiknya, anda dapat menggunakan beberapa cara yang mungkin sesuai dengan minat dan kemampuan anda. Apa sajakah cara-cara yang bisa anda lakukan tanpa melibatkan website milik anda sendiri?
1.Memanfaatkan Sosial Media Cara mudah dan paling populer dilakukan di tahun 2011 ini yaitu dengan memaksimalkan penggunaan jejaring sosial deperti Facebook maupun Twitter. Anda dapat bergabung dalam grup khusus marketing di facebook salah satunya di http://www.facebook.com/groups/jurusentrepreneursukses/. Selain dapat menulis status yang hangat dan menarik perhatian, anda dapat menyertakan link ke situs merchant anda. Melakukan promosi lewat status facebook atau tweet di twitter sebaiknya jangan terlalu sering, karena akan sangat membosankan bagi sebagian besar teman atau follower anda. Bahkan saat ini mulai ramai didirikan jejaring sosial yang memberi nilai lebih bila dibandingkan dengan jejaring sosial yang lain salah satunya adalah digie. Situs jejaring sosial ini memberi kesempatan kepada anda untuk mendapatkan Gratis hosting 1 GB beserta keunggulan-keunggulan lain yang menarik untuk ditekuni.
2.Email Marketing Email Marketing, atau maintaining email lists, sebenarnya adalah cara promosi klasik yang paling populer bagi para affiliate marketer. Dalam strategi email marketing, yang harus anda lakukan adalah membuat daftar iklan email calon prospek Anda secara legal dan mengirimkan artikel yang relevan dengan produk afiliasi anda kepada mereka. Sebaiknya artikel yang Anda kirimkan tidak selalu bersifat promosi langsung atau Hard selling. Mengapa demikian? Karena bagi sebagian besar orang, mendapatkan email promosi terasa sangat menjengkelkan. Jadi, akan lebih baik jika Anda memberikan mereka sesuatu yang informatif dan hanya menambahkan iklan teks kecil berupa link ke situs merchant Anda. Tips: Email humor adalah cara cerdas menarik perhatian dengan efektif dan efisien. Tentang hal ini sudah pernah saya jelaskan pada postingan terdahulu, silahkan klik disini.
3.Promosi Offline Cara ini bisa berhasil dengan persentase kecil. Ada beberapa cara bagaimana Anda dapat mempromosikan produk afiliasi secara offline. Di antara media umum yang dapat digunakan untuk mempromosikan produk afiliasi anda terdapat iklan, brosur dan selebaran. Iklan Baris umumnya bekerja lebih baik dibandingkan dengan dua lainnya karena iklan yang diklasifikasikan dalam majalah sering mendapatkan audiens yang lebih luas. Kendati demikian, tidak banyak internet marketer yang melakukan promosi secara offline dengan dua alasan, Terlalu merepotkan dan kurang tepat sasaran. Namun sebagai alternatif tidak ada salahnya pula jika anda membuat sticker yang bertuliskan link ke situs merchant anda lalu anda menempelkannya di motor atau mobil anda.
4.Menulis e-book gratis Jika Anda memiliki bakat dalam menulis, menulis e-book merupakan cara terbaik bagi Anda untuk mempromosikan produk afiliasi Anda tanpa perlu membuat website sendiri. Sama seperti dalam email dan newsletter, pembaca akan menghargai Anda dengan lebih baik jika e-book anda sangat informatif dan tidak berlebihan dalam melakukan hard selling. Pastikan e-book yang anda tulis memiliki keterkaitan isi dengan produk yang ingin anda promosikan. Dan sama seperti di email marketing, Anda hanya perlu menempatkan iklan teks atau banner di bagian akhir e-book yang memuat link ke situs merchant.
5.Menulis ezine gratis Ezines adalah publikasi atau artikel yang bertujuan untuk menginformasikan sesuatu kepada banyak orang tentang topik tertentu. Jika Anda tidak memiliki situs web, Anda dapat menggunakan ezines untuk mempromosikan produk afiliasi Anda dan menyisipkan link ke situs merchant Anda. Jika Anda memiliki sebuah situs web, artikel ezine Anda akan bekerja dengan maksimal untuk menarik pengunjung ke situs Anda. Dan jika Anda tidak memiliki situs web, Anda hanya bisa mengirimkan artikel ezine secara gratis di beberapa situs web yang menyediakannya seperti goarticles.com, ezinearticles.com dan lain-lain. Kedua web tersebut sangat berguna jika anda menargetkan pasar luar negeri.
6.Online discussions (Forums, Chats, Message Boards, dll.) Dengan atau tanpa website, Anda tidak bisa menyepelekan potensi diskusi online karena itu adalah tempat besar untuk memasarkan produk afiliasi Anda. Dalam chatting, forum, message boards dan forum diskusi yang relevan dengan produk afiliasi anda, Anda dapat dengan mudah menemukan orang yang mungkin tertarik dengan produk yang Anda promosikan.
Setelah membaca penjelasan diatas, tampak jelas bahwa anda tidak perlu memiliki situs web untuk memasarkan produk afiliasi anda. Memulai sebuah rogram afiliasi tanpa website sangatlah mudah, tapi untuk meraup sukses dalam affiliate marketing tanpa website adalah hal lain. Beberapa tahun lalu memang ada beberapa orang yang sukses memulai affiliate marketing tanpa perlu memiliki website, namun di masa sekarang, itu adalah hal yang sulit sekali diwujudkan. Karena makin banyak orang terjun dalam affiliate marketing sehingga persaingan strategi pun semakin ketat. Kendati demikian, cara-cara yang telah saya sebutkan diatas “MASIH” dilakukan oleh sebagian besar affiliate marketer.
Memiliki sebuah situs web bukanlah syarat utama dalam memasuki ke dalam program afiliasi, kecuali dinyatakan pemilik program bahwa anda harus memiliki website. Sekarang atau nanti, anda tetap membutuhkan website sendiri untuk sukses dalam affiliate marketing. Memiliki sebuah website menciptakan banyak keuntungan dalam affiliate marketing. Untuk satu alasan, website memberikan Anda tempat di mana Anda tidak hanya dapat mempromosikan satu produk afiliasi, tetapi semua produk afiliasi yang Anda ikuti. Dengan website, Anda juga dapat mengiklankan produk afiliasi Anda ke pasar yang lebih luas.
Sekali lagi, memiliki sebuah situs web bukan persyaratan dalam affiliate marketing. Tetapi dengan keuntungan bahwa sebuah website dapat memberikan lebih banyak uang, maka menekuni affiliate marketing akan jauh lebih mudah. Label: affiliate marketing, email humor, email marketing, gratis hosting, hard selling, promosi offline, promosi sosial media, promosi tanpa website
Baca Selengkapnya...
|
Ditulis oleh Rahmat Aini Yudidharma @ 14.54  |
|
|
|
|

↑ Grab this Headline Animator



|
|